Friday, July 30, 2010

Posted by Mohamad Ariffin Hj Taha 12:20 AM, under | No comments

Women Pregnancy Guides >DETAILS> http://ping.fm/vi3U3

Friday, March 26, 2010

Tuhanku....

Posted by Mohamad Ariffin Hj Taha 12:13 PM, under | No comments




Tuhanku izinkan aku mencintaiMu,

melalui amalku yang singkat

dan sedekahku yang sedikit.

Tuhanku, aku tidak mampu mencintaiMU seperti Saidina Abu Bakar

Sanggup menyerahkan seluruh hartanya

atau seperti Saidina OmarYang menyerahkan separuh

hartanya demi mencari keredhaanMU

aku tidak mampu mencintaiMU

melalui solat yang khusyuk Seperti Saidina Ali

Tidak Berasa sakit walau panah menembusi kaki

izinkan aku mencintaiMU melalui solat yang ku lakukan dalam waktu

yang terbatas

Ya ALLAH...

masih ada keampunankah bagiku ..Aku terlalu jauh dari Mu..

Aku ingin kembali ke pada Mu ALLAH..

Terlalu byk lautan dosa ku...Terlalu luas bumi dosa ku..

Kau tetapkanlah hatiku agar terus dilandasan Mu ya ALLAH...

terus memengang agama Mu..

jgn biarkan aku hanyut ya ALLAH..

Ya ALLAH...

Ampunkanlah dosa hambamu ini...

Aku tidak layak ke syurga mu namun aku tidak ingin ke nerakamu..

Aku sedar akan dosa2 ku..mampukah aku menebusnya..

Ya ALLAH...

lindungilah aku...

Aku ingin kembali kepada mu..

Berikanlah aku ketenangan..

Berikanlah aku kekuatan dlm mengharungi hidup ini...

Teguhkanlah iman ku..

Kuatkanlah pendirian ku agar terus di jalan mu..

Luaskanlah fikiran ku...

Ampunilah hambamu

Ya Allah, hatiku gersang, kosong tanpa isi yang baik.

Tetapi dicemari dosa-dosa dan kemaksiatan kepadaMu.

Kau anugerahkan nikmat yang banyak kepadaku,

namun aku tidak tahu untuk mensyukurinya.

Kau menegurku dengan pelbagai bentuk ujian,

namun aku tetap lalai dari mengingatiMu.

Ya Allah, aku inginkan rahmat, kasih sayang dan perhatianMu.

Sungguh, aku yakin, hanya itu yang boleh membawa kebahagiaan hakiki.

Tetapi mengapa semua gerak lakuku, sentiasa menjauhi redhaMu?

Dunia masih mengaburi pandangan mata hatiku.

Aku seolah-olah hilang arah tujuan.

Sedang masuliyah sangat banyak menantiku.

Tapi, kebanyakan daripadanya gagal aku pikulkan.

Ya Ilahi, di manakah kebenaran amalku?

Dimanakah kebenaran hakiki?

Aku telah taubat pada jalan ini.

Ya Allah, tetapkan hatiku di atas jalan yang Engkau redhai.

Tiadalah gunanya hidupku kira amalku semuanya hilang bagaikan debu yang berterbangan, sedang dosa-dosaku menjadi lautan tempat berendam ria...

Ya Rabbi, Yang Memiliki Arsy Yang Agung, Yang Maha Agung,

Yang tiada yang layak disembah melainkan Engkau,

simpatilah hambaMu yang kerdil ini, hina dan jahil,

yang akan sesat tanpa bimbingan taufiq dan hidayahMu,

yang akan binasa di dalam neraka tanpa rahmat dan redhaMu,

yang hidupnya sentiasa sengsara tanpa kasih sayang dan perhatianMu.

Ya Allah, sungguh aku terlalu jauh dariMu,

hatiku terlalu keras dengan dosa-dosa terhadapMu.

Seringkali aku melanggar janji dengan Mu.

Begitulah hakikat hambaMu yang terlalu lemah untuk melawan belitan iblis dan nafsu. Ya Ilahi, kira Kau ingin menghukumku, maka Engkau adalah Dzat Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana...

Ya Ilahi... aku tak punya apa-apa melainkan apa yang Engkau anugerahkan,

tiada siapa yang memahamiku melainkan Engkau Rabb Yang Maha Memahami,

tiada siapa yang mengetahui sakitnya jiwaku,

melainkan Engkau Rabb Yang Maha Mengetahui,

tiada siapa yang mampu membantuku menguraikan kesulitanku,

melainkan Engkau Rabb Yang Maha Mengurusi makhluk,

tiada siapa pula yang mampu menghalang rencanaMu,

sekiranya kau tetapkan kecelakaan mahupun kesenangan atasku...

Ya Rabb, sungguh Kaulah yang Maha berkuasa

dan Maha berkehendak atas segala sesuatu...

Janganlah Kau haramkan rahmat dan hidayahMu atasku

hanya kerana dosa-dosa dan kemaksiatanku.

Ya Rabbi, Pemilik segala ampunan, Yang Maha Perkasa

dan tidak pernah menzalimi makhluk... ampunilah hambaMu...

tiadalah maknanya hidup ini tanpa ampunan dan rahmatMu.

Sungguh, aku amat yakin, bahwa rahmatMu Maha Luas dari dosaku..

walau kutahu, masih ramai lagi hamba-hambaMu

yang lebih layak untuk menerima perhatian dan kasih sayangMu,

Namun aku tetap terus meminta rahmatmu tanpa jemu

dan terus meminta walaupun aku tahu aku tak layak

dengan dosaku yang setinggi gunung

dan aku yakin sekali bahawa Allah lah sahaja

tempat aku bergantung harap dan kepada Allah lah

jua tempat aku akan kembali.

Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rabbi, Ya Ilahi,

curahkanlah rahmat dan kasihMu.

Ya Allah, dengarkanlah rintihan hatiku ,

kabulkan doa harapanku..

agar ku dapat perlindunganMu,

hingga selamat nasibku bila berhadapan denganMu kelak...

Perkenanlah permintaan ku ini Ya Rabb.


Ya...Allah...Ya Tuhanku
dalam sedarku aku selalu berusaha memanggil namaMu...
berkeluh kesah tentang kehidupan padaMu...
Menangis kerana kebesaranMu dan kecilnya aku....

Tetapi... dunia skrg ini amat menyedihkan...
Sehingga aku tenggelam didalamnya.....
dan aku jujur, terkadang aku menjadi manusia yang selalu silau akan semuanya....
walaupun bukan didalam semua hal…
atau setidaknya aku sering lalai dan terlupa.....
Ingin ku menjadi manusia yang baik dan taat...
menjadi hambaMu yang terbaik dan Bertakwa kepadamu Ya Rabb....
Tapi dunia ini terlalu berat buatku untuk kutempuh.....

Ya Allah ya Tuhanku......
Sebenarnya tatkala aku mendengar seruanMU....
melalui majlis taklim, hamba2Mu yang taat,kitabMU..........
Aku sedar akan kebesaranMu dan juga kebenaran2 dalam KitabMU.....
Bergetarlah tubuhku dan air mataku mengalir deras
...oh...Tuhan.........

Tapi kini lihatlah,... lihatlah siapa aku....
Betapa lemahnya aku sampai membiarkan umat islam mulai tenggelam
Terpedaya oleh mereka yang zalim .....
Dan spontan darah jihadku mengalir, semangatku bangkit.....


Tapi ya Allah , ya Tuhanku......
Dunia ini begitu nyata dan begitu besar buatku....
Aku begitu kecil, begitu lemah, untuk semuanya itu....
dan dalam kerendahanku pula....aku kadang merasa sendiri......
dimana ??? dimana pejuang islam sejati yang lain........
Yang selalu mengumandangkan takbir kebesaranMU.....
Yang selalu menjunjung islam sebagai jalan dan tujuan hidupnya.....
Yang selalu apa yang dilakukan adalah untukMU.......
Yang mempunyai rasa sayang yang tinggi kepada semuanya....

Ya Allah ya Tuhanku.....
berikanlah petunjukMU dan bangkitkanlah semangat islam....
pada jiwa jiwa yang bersih untuk siapapun di dunia ini......
terutama pada sahabat2 ku.....sesama muslim......
berikanlah mereka semua api jihad abadi....
yang tidak pernah padam seumur hidupnya.......
sehingga mereka bersatu untuk menegakkan islam dimuka bumi.....


ya Allah... Ya Tuhanku.......
Dulu ketika kusengsara, aku mencari sebaik-baiknya penolong...
kini Engkaupun telah datang padaku dan menemani hari hariku...
Engkau berikan aku keyakinan keberadaanMU yang satu...
Engkau bukan hanya sesembahanku melainkan juga teman terbaik sepanjang hidupku...

Ketika kubahagia, Engkau tetap disampingku...
Ketika kubersedih , Engkau menghiburku....
Ketika aku kebingungan, Engkau menunjukkanku...
dan banyak hal-hal yang lain Engkau berikan padaku tak terkira...
dan akupun sangat berterima kasih dan sujud syukur padaMU...

Tapi kini akupun ingin berkata jujur padaMU...
Ya Allah... Engkau telah memasukkan satu lagi perasaan kepadaku iaitu risau umat...
Kerana Engkau berikan rasa sayang padaku pada semua umat manusia,
Sedangkan aku melihat banyak umat manusia yang menderita...

Ya Allah ... tahukah Engkau kalau telah membuatku bersedih hati...
Kerana Engkau berikan rasa sayang padaku pada semua umat manusia,
Sedangkan banyak umat manusia memikirkan dirinya sendiri...

Ya Allah... tahukah kalau Engkau telah melukai perasaanku hingga membuatku menangis...
Kerana Engkau telah berikan rasa sayang padaku terhadap semua umat manusia..
Sedangkan banyak umat manusia dalam kesesatan yang nyata...

Ya Allah... Tahukah Engkau ada hal yang paling menyakitkan sepanjang hidupku..
Kerana Engkau telah berikan kesedaran untuk menegakan panji-panjiMU ,
namun diri ini tidak dapat berbuat banyak untuk kehidupan ini....

Maafkanlah diriku Ya Allah kerana hanya engkau yang tahu isi hati ini…
Maafkan juga kalau air mata ini tak dapat kubendung mengharap belas kasihMU..
Tiadapun satupun kesombongan yang dapat kulakukan dihadapanMU...
mahupun pada semua umat manusia yang lain dan hanya padamu aku berserah diri…
Dan tak berani pula kuberpaling padaMU..
kerana kutahu hanya Engkau selalu menjadi satu-satunya penolong setia dalam hidupku....


Ya Allah ....Ya Tuhanku... Mahukah Engkau menghapus dukaku...
Semoga Engkau mendengar rintihan tangisku yang tiada berkesudahan....
Engkau telah tahu siapa aku, tanpa aku mengatakanya....
tidak banyak yang kuminta padamu tuhanku, bukan pula syurga yang indah yang diimpikan banyak orang ....
Cukuplah beri hamba kemampuan untuk membuat semua umat manusia tersenyum dijalanMU,
Seperti Engkau berikan pada orang-orang beriman sebelumku...
Dan berikanlah hamba sahabat sahabat yang setia dalam memperjuangkan cita citaku dalam menegakkan ajaran ISLAM ini dan menangkanlah aku terhadap kaum yang kafir,

hanya engkaulah sahaja tuhanku yang memahami isi hati ini.
Ya...Allah Kabulkanlah Permintaan ku ini dengan Keredhaan mu Ya Rabb…


Sunday, February 14, 2010

10 JENIS ORANG ISLAM YANG KEJAM

Posted by Mohamad Ariffin Hj Taha 2:33 PM, under | No comments


Sufyan Atsauri berkata: "Sepuluh macam daripada kekejaman ialah:

1. Seorang yang berdoa untuk dirinya sendiri, dan tidak mendoakan untuk anak-anaknya dan kaum mukmin.

2. Seorang yang pandai membaca Al-Quran, tetapi tiap harinya tidak membaca seratus ayat.

3. Seorang yang masuk masjid lalu keluar dan tidak sembahyang dua rakaat.

4. Seorang yang berjalan melalui kuburan kemudian tidak memberi salam dan mendoakan ahli kubur.

5. Seorang yang sampai di suatu kota pada hari Jumaat kemudian tidak sembahyang jemaah.

6. Seorang yang di daerahnya didatangi oleh seorang alim, tiba-tiba tidak mahu belajar apa-apa daripadanya.

7. Dua orang yang bertemu di perjalanan dan masing-masing tidak menanyakan nama kawannya itu.

8. Seorang diundang pada jamuan tiba-tiba tidak datang.

9. Pemuda yang tidak ada kerja dan tidak mahu belajar ilmu dan kesopanan.

10. Seorang yang kenyang sedang dia tahu bahawa tetangganya lapar, tetapi tidak diberi dari makanannya itu.

Tuesday, February 9, 2010

Kematian...Satu Keinsafan

Posted by Mohamad Ariffin Hj Taha 2:43 AM, under | No comments



Suara Yang Didengar Mayat

Yang Akan Ikut Mayat Adalah Tiga hal iaitu;
1. Keluarga
2. Hartanya
3. Amalnya

Ada Dua Yang Kembali Dan Satu akan Tinggal Bersamanya iaitu;
1. Keluarga dan Hartanya Akan Kembali
2. Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.

Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad ...Terdengarlah Suara Dari Langit Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
¡¤ - Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang Meninggalkanmu
¡¤ - Apakah Kau Yang Telah Mengumpul Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah
Mengumpulmu
¡¤ - Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu
¡¤ - Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu."

Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan ....Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan...
¡¤ - Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat, Mengapa Kini Terkulai Lemah
¡¤ - Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih, Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara
¡¤ - Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar, Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa
¡¤ - Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia, Mengapa Kini Raib Tak Bersuara"

Ketika Mayat Siap Dikafan ...Suara Dari Langit Terdengar Memekik,"Wahai Fulan Anak Si Fulan
¡¤ - Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha
¡¤ - Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah
¡¤ - Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal
¡¤ - Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selamanya
¡¤ - Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan."

Ketika MayatDiusung. ... Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
¡¤ - Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan
¡¤ - Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Taubat
¡¤ - Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat."

Ketika Mayat Siap Disholatkan ....Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
¡¤ - Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat
¡¤ - Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik
¡¤ - Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk."

Ketika MayatDibaringkan Di Liang Lahat .... terdengar Suara Memekik Dari Langit,"Wahai Fulan Anak Si Fulan...
¡¤ Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan Yang
Penuh Gelap Gulita Di Sini Wahai Fulan Anak Si Fulan...
¡¤ - Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau Menangis
¡¤ - Dahulu Kau Bergembira,Kini Dalam Perutku Kau Berduka
¡¤ - Dahulu Kau Bertutur Kata, Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa."

Ketika Semua Manusia Meninggalkannya Sendirian .... Allah Berkata Kepadanya, "Wahai Hamba-Ku.... .
¡¤ Kini Kau Tinggal Seorang Diri
¡¤ Tiada Teman Dan Tiada Kerabat
¡¤ Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..
¡¤ Mereka Pergi Meninggalkanmu. . Seorang Diri
¡¤ Padahal, Karena Mereka Kau Pernah Langgar Perintahku
¡¤ Hari Ini,....
¡¤ Akan Kutunjukan Kepadamu
¡¤ Kasih Sayang-Ku
¡¤ Yang Akan Takjub Seisi Alam
¡¤ Aku Akan Menyayangimu
¡¤ Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya".

Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman , "Wahai Jiwa Yang Tenang
¡¤ Kembalilah Kepada Tuhanmu
¡¤ Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya
¡¤ Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba- Ku
¡¤ Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku"

Wednesday, January 6, 2010

ISLAM SEBAGAI SOLUSI ATAU PUNCA KEGANASAN?

Posted by Mohamad Ariffin Hj Taha 11:19 PM, under | No comments

Dua dekad kebelakangan ini, konsep 'Keganasan Islam' (Islamic Terror) menjadi topik perbincangan yang hangat. Selepas serangan 11 September yang menjadikan ribuan orang yang tidak bersalah di New York dan Washington sebagai sasaran, konsep ini bangkit semula menjadi agenda antarabangsa.

Sebagai seorang Islam, kita setentunya mengutuk perbuatan ini dan merakamkan ucapan takziah kepada rakyat Amerika.

Tulisan ini akan menekankan bahawa Islam bukanlah punca kepada segala keganasan malah keganasan tidak ada tempatnya di dalam Islam. Sungguhpun perampas kapal terbang itu disyaki sebagai seorang Islam tetapi itu tidak bermakna jenayah yang dilakukan itu dilabelkan sebagai 'Keganasan Islam'. Begitu juga tidaklah dinamakan 'Keganasan Yahudi' jika penjenayah itu adalah penganut Yahudi serta bukanlah 'Keganasan Kristian' walaupun penjenayah itu Kristian.

Ini kerana, membunuh orang yang tidak berdosa atas nama agama adalah salah sama sekali. Seperti yang sedia maklum bahawa mereka yang terbunuh di Washington atau New York merupakan orang yang beriman dengan Jesus (Kristian), Nabi Musa (Yahudi) dan orang Islam. Menurut Islam, membunuh orang yang tidak bersalah menjadi satu kesalahan yang besar dan azab neraka adalah paling layak baginya kecuali diampunkan Allah. Justeru, adalah mustahil orang yang beriman terjebak dalam perkara yang tidak diredhai ini.

Apa yang jelas ialah penjenayah-penjenayah itu sebenarnya telah merosakkan nama agama sendiri. Mereka sebenarnya telah menyebabkan sesebuah agama itu dipandang jahat di mata orang dan telah menanam rasa kebencian kepada mereka yang soleh. Akibatnya, setiap serangan yang dikatakan mewakili 'agama' sebenarnya secara tidak langsung 'memerangi' agama mereka sendiri.
Kesemua tiga agama samawi menganjurkan kasih sayang, belas dan keamanan. Keganasan jelas amat kontra dengan agama kerana ia ganas, sadis, sengsara dan menumpahkan darah. Oleh hal yang demikian, ketika menyelidiki latar belakang seorang pengganas itu mestilah diperiksa kepercayaannya bukan agamanya. Orang yang berlatarbelakang fascist, communist, racist atau materialist merupakan antara yang berpotensi menjadi penjenayah. Nama atau identiti pemetik picu tidaklah penting kerana jika mereka boleh membunuh orang yang tidak bersalah dengan memejam mata, itu tidak patut dilabelkan sebagai seorang yang beragama tetapi layak yang sebaliknya. Mereka menyerang tanpa rasa takut kepada tuhan kerana gila untuk menumpahkan darah dan melakukan kerosakan.
Berdasarkan itulah, 'Keganasan Islam' amat tidak cocok dengan ajaran Islam. Lebih-lebih lagi Islam tidak bersetuju langsung dengan keganasan malah mencegah keganasan dengan menganjurkan keamanan dan kesejahteraan ke serata alam.

Saturday, December 26, 2009

Wahai Jiwa Yang Tenang

Posted by Mohamad Ariffin Hj Taha 4:22 AM, under | No comments

Awal-awal ni dengar alunan ayat suci memang sungguh menusuk kalbu. Saya suka mendengar dan menghayati ayat daripada surah Al-Fajr. Biasa di baca bila dalam majlis-majlis berkaitan kematian: ayat yang bermaksud “Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku. Masuklah ke dalam syurga-Ku” ( Al-Fajr [89]:27-30).




Ya di situlah sebenarnya kesudahan hidup manusia ini, walau sehebat dan segagah manapun, kepada Nya jugak manusia akan kembali. Duit berjuta-juta, harta menimbun-nimbun, anak cucu beratus-ratus, pengikut berjuta-juta…semua itu tidak bermakna selagi kita gagal mencpai Nafsu Mutmainnah.

Di akhir titik hidup inilah kita perlu beringat sama ada termasuk dalam golongan mereka yang diredhai ataupun tidak. Dan untuk mencapai keredhaan Allah S.W.T, bukan susah pun. semua jalan dah dibentangkan, diri kita sendiri jer yang nak pilih.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...